Loading ...


Kalibrasi Injektor

kalibrasi.com - Bagi pemilik mobil dan motor, injection service rutin alias tune up sudah merupakan keharusan jika kendaraan ingin selalu dalam keadaan sehat. Ritual tune up mulai dari ganti oli, stel klep, stel pengapian, membersihkan busi, filter oli/bensin/udara (kalo perlu ganti jika udah waktunya) hingga membersihkan karburator atau throttle body (mesin injeksi) dengan menggunakan cairan/foam adalah hal lazim yang dilakukan oleh bengkel resmi maupun non-resmi. 

 

Seiring dengan kemajuan zaman, teknologi mesin mobil semakin lama semakin canggih. Mau tidak mau pihak bengkel pun harus sigap dengan perkembangan mobil dan motor masa kini. Salah satunya adalah alat yang bernama kalibrasi injektor. Alat ini berguna untuk mengkalibrasi kinerja injektor agar bekerja secara optimal. Kemampuan injektor untuk menyemprotkan bahan bakar semakin lama semakin turun seiring dengan bertambahnya usia kendaraan. Hal ini menyebabkan performa kendaraan akan menurun. Nah dengan alat ini, injektor akan dikalibrasi kembali kemampuannya mendekati seperti kendaraan yang baru keluar dari pabrik.

 

Menurut pihak bengkel yang menyediakan alat ini, langkah menyemprotkan cairan/foam ke lubang throttle body ketika mobil di-tune up masih kurang efektif hasilnya karena kerak-kerak yang terdapat di lubang injektor tidak ikut rontok. Penyebabnya adalah lubang injektor yang sangat kecil.

 

Baca juga: "Apakah Anda Suka Mengunakan Smartband?"

 

Bagaimana Cara Kerja Alat Tersebut?

 

 

Ketika mobil diservis, injektor akan dilepas kemudian ditaruh di alat itu. Misal mobil Anda bermesin 4 silinder, berarti ada 4 injektor yang dilepas, kalau motor biasanya hanya ada satu atau dua injektor yang dilepas. Pada kalibrasi injektor terdapat bensin plus cairan kimia yang berguna untuk merontokkan kerak. Tahap awal nosel injektor dibersihkan dibantu dengan getaran ultrasonic. Setelah itu kinerja injektor dites dengan cara injektor menyemprotkan semburan bensin ke dalam tabung gelas bening (1 injektor = 1 tabung gelas). Pada tahap ini pengetesan dimulai dari beberapa mode penyemprotan misalnya mulai dari debit semburan hingga pengabutan. Nah setelah tabung gelas terisi bensin dilakukan pengukuran volume bensin dilihat dengan cara melihat volume mililiter (ml) yang ada dalam tabung gelas ato bisa juga dengan mengukur ketinggian masing-masing tabung gelas. Jika hasilnya volume tiap injektor berbeda-beda, maka dilakukan ritual ulang mulai tahap awal lagi selanjutnya uji penyemprotan. Andai volume masih berbeda juga, akan dilakukan tindakan yang sama seperti sebelumnya. Jika volume masih belum sama juga (meski sudah dilakukan berulang kali) berarti kinerja injektor sudah tidak sempurna. Biasanya kasus yang terjadi dari ke-4 injektor yg dites, salah satu injektor volumenya berbeda, artinya injektor tersebut perlu waktunya ganti. Jika masing-masing injektor hasil tesnya berbeda-beda artinya kinerja ke-4 injektor sudah tidak bagus lagi (karena umur komponen & kerak yang sudah mengeras sehingga sulit dibersihkan) harus mengganti semua injektor dengan yang baru.

 

Lalu Kapan Sebaiknya Melakukan Kalibrasi Injektor ?

 

Tidak ada patokan pasti (tergantung kebutuhan) tapi ada pendapat yang mengatakan sebaiknya setiap 20.000 km atau 1 tahun sekali & di iringi dengan mengganti filter bensin agar kinerja injektor semakin optimal.

 

Apa Sih yang Menyebabkan Injektor Kotor?

 

Penyebab utamanya adalah kualitas bahan bakar yang buruk. Isilah bahan bakar kendaraan Anda di SPBU yang berkualitas dan teruji segala takarannya. Untuk hal ini Anda bisa meminta review dari teman Anda atau membaca hasil review yang di sebar di Intenet. Selain itu, hindarilah mengisi bahan bakar dengan indikator hampir menyentuh huruf E (empty), karena kegiatan sepele semacam ini mampu mempercepat timbulnya kerak pada nozzle injektor.

 

Sudah Melakukan Tune-Up tapi Tarikan Kenapa Masih Kurang Poll?

 

Ada kemungkinan bahwa nozzles injektor yang tersumbat adalah penyebabnya.  Penulis sudah 2 kali melakukan ritual kalibrasi injektor yang di iringi dengan tune up agar kerja mesin lebih maksimal dan hasilnya tarikan kendaraan terasa lebih halus & bahan bakar lebih irit. 

 

Sumber